Rumta Peduli Serahkan Donasi Bagi Korban Kebakaran Perumnas Depok

Penulis: Suherni Sulaeman  | Editor: Ustadz Hartanto Lc. - Rumta Peduli, yang diwakilkan oleh Sekretaris Yayasan Rumah Tajwid Indonesia, Hamam Waluyo, menyerahkan secara langsung donasi kepada korban musibah kebakaran Perumnas Depok, pada Jumat (9/10/2020). 

Penyerahan donasi yang dibuka oleh Ketua Humas dan Media, Firtra Ratory ini turut dihadiri oleh Ketua LPM Depok Jaya, H. Yudi Yanto, Ketua RW 01 Depok Jaya, Asqar Kustiwa, Ketua Ibu PKK RW 01 Depok Jaya, Umi Rosyi’ah, serta Sekretaris Kelurahan Depok Jaya, Sugeng Kusnadi, dan juga para korban.

Menurut Hamam, sapaan akrabnya, hasil donasi yang diberikan kepada para korban berasal dari uluran tangan seluruh peserta Rumah Tajwid dan pihak lainnya. Alhasil, total dana yang terkumpul sebesar Rp. 39.600.000,-.

"Mohon maaf kami tidak bisa memberikan yang lebih banyak lagi. Terima kasih kepada seluruh peserta Rumah Tajwid dan seluruh elemen yang menyukseskan acara hari ini. Dana ini mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk korban," ucap Hamam.

Sementara itu, sebelum menerima donasi, salah satu korban bernama Linda sedikit berkisah tentang insiden nahas yang menimpa rumahnya itu. Ia mengatakan, saat sebelum kebakaran, ia hendak berangkat kerja. Kebetulan, tetangga Linda yang lain ternyata sudah mencium bau asap sekitar jam 4.00 atau jam 05.00 subuh. Benar saja, tepat pukul 07.20 WIB, api sudah menyebar ke rumah Linda.

"Kejadiannya itu jam 07.20 ya, waktu itu posisi mau berangkat kerja. Kebetulan tetangga katanya udah cium bau asap dari jam 04.00 atau jam 05.00 subuh. Cuma posisi rumah saya kedua dari ujung, jadi memang nggak ada bau atau apa. Jadi, ya udah cepat banget jam 07.20 WIB apinya kencang banget," tutur Linda.

"Terima kasih kepada para donatur yang tidak bisa disebutkan satu persatu, terima kasih semuanya," tutur Linda lagi menyampaikan ungkapan terima kasih.

Baca juga: Rumta Peduli Galang Dana untuk Korban Kebakaran Perumnas Depok

Ketua LPM Depok Jaya, H. Yudi Yanto, juga mengungkapkan rasa terima kasih dengan kepedulian Rumah Tajwid kepada korban kebakaran. Kendati menurutnya membangun kembali rumah yang sudah dilalap si jago merah ini perlu biaya yang besar, namun dengan bergotong royong maka beban korban menjadi terasa ringan.

"Alhamdulillah hari ini ada bantuan dari Rumah Tajwid, bagian dari salah satu stakeholder di Kelurahan Depok Jaya. Alhamdulillah, muridnya begitu banyak dan sudah banyak kontribusi juga untuk warga," pungkasnya.

Hal senada disampaikan pula oleh Asqar Kustiwa, ketua RW 01 Depok Jaya. "Alhamdulillah Rumah Tajwid telah berbagi kegembiraan untuk menghibur para korban di lingkungan kami. Mudah-mudahan Allah membalas dengan balasan yang berlipat ganda," harap Asqar.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kelurahan Depok Jaya, Sugeng Kusnadi, juga memberikan apresiasi kepada Rumah Tajwid yang telah menunjukkan solidaritas di tengah musibah yang terjadi. Ia mengaku merasa haru. Baginya, ini merupakan sebuah rasa kebersamaan yang terbangun, khususnya di Depok Jaya.

"Di tengah kondisi seperti ini, ada yang simpati kepada kita sehingga kita merasa tidak sendirian, ada yang memperhatikan kita. Terima kasih dari berbagai elemen, termasuk hari ini kita kedatangan dari Rumah Tajwid," ungkap Sugeng.

"Semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan kita sama-sama mendoakan kepada Rumah Tajwid, kepada donatur lain, semoga Allah ganjar dengan balasan yang lebih baik," sambung Sugeng.

Demikian juga dengan Ketua Ibu PKK Depok Jaya, Umi Rosyi’ah, sampai-sampai ia menitikkan air mata mengingat betapa memilukan musibah ini. Akan tetapi, tak sedikit yang memberikan perhatian sekaligus antusias membantu. Harapannya, dengan bantuan ini, paling tidak bisa meringankan kebutuhan-kebutuhan yang memang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

"Insya Allah dengan partisipasi dari semua masyarakat, terutama hari ini dari Rumah Tajwid semoga menjadi amal shalih dan menjadikan kekuatan bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban. Bahwa kita tidak sendiri, ada yang membantu dan Insya Allah, Allah tidak membebani hamba-Nya, di luar kemampuannya," tutup Umi.

Share:
Comments