Syekh Ali Jaber: Wallahi Al-Quran Itu Nikmat!

Penulis: Suherni Sulaeman | Editor: Ustadz Hartanto Saryono, Lc., Al-Hafizh -  Para salafush-shalih, ketika membaca Al-Qur’an, sangat menghayati dan menikmati. Demikian hal itu dirasakan pula oleh ulama kita, Syekh Ali Jaber.

"Saya tidak bisa kata-kata itu diwakili atau diucapkan untuk menyampaikan, menggambarkan perasaan yang ada di hati saya bersama Al-Qur’an," tuturnya saat menyampaikan tausiyah di Kuliah Umum Rumah Tajwid, pada bulan November tahun 2020 lalu.

Bahkan Syekh Ali Jaber mengaku, ia amat merasakan hal yang luar biasa pada dirinya ketika menemukan satu kalimat dari keindahan yang ada dalam Al-Qur’an tersebut.

"Wallahi (Demi Allah), Al-Qur’an itu nikmaaaaat…nikmaaaaat…," ucap Syekh Ali seraya menghayati kata-katanya itu.

Jadi, lanjut beliau, sayang sekali jika di antara kita tidak bisa menikmati mukzijat yang diberikan kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam ini. Sebab baginya, orang yang tidak bisa menikmati Al-Qur’an adalah orang yang miskin.

"Wallahi (Demi Allah) dialah orang miskin; miskin hatinya, miskin ruhnya, miskin jiwanya, karena dia tidak bisa menikmati keindahan dan keberkahan Al-Qur’an," ujar saudara dari Syekh Muhammad itu.

Ia mengatakan, satu ayat saja di dalam Al-Qur’an, dapat menjamin seseorang menjadi ahli surga. Sebagaimana hadits yang disampaikan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

"Barangsiapa yang membaca ayat kursi setiap selepas shalat, tidak ada sesuatu yang mampu menghalanginya; menjaminkan masuk surga selain kematian." (HR. An-Nasai dan dishahihkan Ibnu Hibban).

"Satu ayat saja di dalam Al-Qur’an menjaminkan kita menjadi ahli surga, bahkan tidak ada sesuatu yang mampu menghalangi kita masuk surga. Adalah ayat kursi," tandasnya.

Share:
Comments